11 November 2017

Prediksi EUR USD 13 November 2017


EUR USD pada penutupan perdaganagan hari jumat di tutup di harga sekiatar 1.1671
EUR USD berpeluang menembus area supplay yang sudah 2 kali diuji,

opsi sell berada di area 1.1778 dengan batasan resiko 50 pip
Baca selengkapnya

1 Oktober 2017

Pengertian Trading Forex Adalah Perdagangan Mata uang

Pengertian Trading Forex Adalah Perdagangan Mata uang

Trading Forex Adalah Perdagangan Mata uang suatu negara dengan mata uang negara lainnya atau biasanya dikenal dengan pasangan mata uang. Forex terdiri dari dua suku kata Foreign dan Exchange kemudian disingkat menjadi forex. Istilah lain perdagangan forex adalah perdaganan valas atau valuta asing.

Pasar valuta asing atau forex berlangsung selama 24 jam, Dimulai dari pasar Selandia Baru/Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang,  yang berlangsung pukul 07.00–16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 13.00–22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.30–10.30 WIB.

Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar valuta asing yang bebas.
Menurut survei BIS (Bank International for Settlement, bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar valuta asing mencapai lebih dari USD$1,4 triliun per harinya. Sekarang kemungkinan bisalebih besar dari seiring bertambahnya kebutuhan akan valuta asing.

Tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi tersebut, valuta asing juga telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (return on investment atau tingkat pengembalian investasi) serta laba yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya. Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka pasar valuta asing juga memiliki risiko yang sangat tinggi.
Baca selengkapnya

Analisa Forex GBP/USD Senin 1 Oktober 2017

Analisa Forex GBU/USD Senin 1 Oktober 2017
BGP USD mendekati area demand, ini sangat potensial terjadi rebond
Trend secara jangka panjang GBP USD sedang menuju up trend.
Peluang buy terbaik di area demand dan stop loss jika tembus garis merah

salam profit

Baca selengkapnya

23 September 2017

Cara Memprediksi Data CPI atau Inflasi

Di negara maju tingkat inflasi bisa dianggap sebagai daya beli konsumen. Selain Naiknya harga harga disebabkan oleh banyak sedikitnya permintaan harga juga barang dan jasa juga bisa dipengaruhi oleh kurs mata uang negara tersebut, sehingga nantinya akan pengaruhi daya beli konsumen.

Simplenya harga barang dan jasa turun biasanya akan menaikkan daya beli dan sebaliknya jika harga barang dan jasa naik biasanya akan menurunkan daya beli konsumen.
Di kesempatan ini saya akan share bagaimana prediksi perkiraan hasil rilis CPI atau inflasi dengan 
menggunakan pergerakan kurs.

Cara Memprediksi Data CPI atau Inflasi sebeenarnya kita akan  menganalisa data pergerakan sejak terakhir rilis CPI sampai hari rilis. Misal hari ini rilis CPI Amerika, tanggal 14 September 2017, rilis sebelumnya 11 Agustus 2017. Berarti kita harus cek kurs USD sejak tanggal 11 Agustus sampai 13 Agustus 2017.
Terlihat di chart Index USD lebih ke arah melemah sejak 11 Agustus..Asumsi saya adalah dengan melemahnya USD ini akan membuat barang dan jasa Amerika akan turun, turunnya harga barang dan jasa ini tentunya akan menaikkan jumlah permintaan dari konsumen.





Dan hasil rilis hari ini CPI atau inflasi Amerika dirilis naik...Dengan bisa prediksi hasil rilis sebelum rilis kita bisa manfaatkan trading open posisi 1 menit sebelum rilis jadi kita bisa dapatkan pergerakan harga yang besar dan tidak akan ketinggalan moment.

Credit by LabForex
Baca selengkapnya

Analisa Forex GBU/USD Senin 25 September 2017

Analisa Forex GBU/USD Senin 25 September 2017, berpotensi akan melanjutkan pelemahan minggu kemarin

Analisa Forex GBU/USD
sell dengan target 1.3395


Baca selengkapnya

Bisnis Trading Forex Modal Kecil Bisa




Pada kesempatan kali saya akan membahasan Bisnis Trading Forex Modal Kecil Bisa, why kok membahas ini? selain banyak pertanyaan dari temen temen yang ingin terjun di dunia forex tapi terbatas modal dan menjawab sterotip orang-orang di luar sana yang menganggap bahwa Bisnis Trading Forex harus membutuhkan modal besar, itu semua omong kosong.....


ini lanjutan dari tulisan sebelumnya Tips Jitu Cara Memulai Trading Forex Untuk Pemula. 
Berapakah modal yang diperlukan untuk mulai trading forex?
a. $10.000
b. $1.000
c. $100
iya semua nominal di atas bisa digunakan, tapi untuk seorang pemula saya tidak menyarankan untuk menggunakan nominal di atas, kenapa? karena sayangi modal anda karena lebih baik investasi pada pengetahuan dulu dari pada buru buru trading tapi tidak punya ilmunya.....
So... peridalami teknik teknik forex yang cocok dengan anda yang banyak di temui di forum-forum atau grub-grub forex. Teknik yang saya pakai sih teknik supplay demmand, kalau temen-temen belum paham supplay demand bisa pakai indikator Indikator Supplay and Demand (SnD).

Jadi pakai modal $5 atau $ 10 untuk belajar, kalau pun loss tidak membebani kebutuhan sehari hari
emang bisa modal segitu om? Bisa... sekarang sudah banyak broker yang menyediakan modal kecil dan akun mikro, seperti broker XM, FBS, Tickmill kalau mau daftar bisa ke sini
Baca selengkapnya

2 April 2017

Tips Jitu Cara Memulai Trading Forex Untuk Pemula

Forex sebuah kata yangsudah tidak asing lagi didengar pada saat ini, telah banyak kisah sukses dan tragis para trader forex yang sudah beredar. Bagi seorang pemula yang ingin menggeluti dunia forex simak Tips Jitu Cara Memulai Trading Forex Untuk Pemula di bawah ini:

1. Pilihlah broker yang memiliki fasilitas depo via bank lokal, serta tim support yang cepat menanggapi setiap pertanyaan yang anda ajukan. caranya, coba kunjungi web broker dan lakukan chat dengan supportnya.

Rekomendasi Broker bisa anda lihat DISINI >> dan juga dapatkan Rebate 80% Otomatis
 
2. Setelah mendaftar di broker pilihan anda, lakukan verfikasi dan kemudian buka 3 jenis akun sekaligus yaitu: Akun Demo, Akun Cent, dan Akun Standard.
  
3. Berlatihlah di akun demo dengan menggunakan Balance maksimal $1000 Selama 1 bulan dengan target profit 10% / minggu. Jika dalam akun demo anda sudah bisa profit secara akumulasi 20% - 40 % selama 1 bulan, maka anda boleh pindah ketahap berikutnya.
  
4. Setelah anda sampai pada tahap ini, lakukan deposit ke akun Real standard maksimal $100. Setelah itu transfer $10 ($1000 cent) ke akun cent dan Lakukan trading menggunakan Trading system yang telah anda miliki dan kuasai di akun tersebut. Jika Anda lose dan MC, maka transfer lagi $10 dari akun standard. Lakukan trading lagi dan jika anda berhasil profit sebesar $10 (sebesar nilai modal yg MC), maka kembalikan modal tersebut ke akun standard lagi lewat internal transfer, sisanya anda tradingkan lagi sampai anda bisa profit konsisten 3 kali berturut-turut. Jika anda mampu melakukannya maka sudah saatnya anda pindah ke level berikutnya yaitu trading di akun standard dengan modal yang lebih besar. Akan tetapi bila yang terjadi adalah sebaliknya yaitu anda tekena MC 3 kali berturut - turut maka anda harus kembali ke akun Demo.

5. Pada level ini anda sudah mulai masuk ke Bisnis Forex yang sesungguhnya untuk menghasilkan Dollar dari Trading forex. Anda sudah boleh trading di akun standard akan tetapi tetap jaga physikology trading anda, yaitu Sebaiknya gunakan Dana yang nganggur untuk trading atau dana yang tidak mempengaruhi kondisi keuangan anda sehari-hari. Maksimal deposit adalah $500 - $1000, ini hanya berlaku buat yang masih pemula. Setelah Teknik trading anda semakin matang dan teruji maka anda bebas deposit berapa saja yang anda inginkan. 


Yang belum punya akun di broker forex silahkan daftar di Sini dapatkan Keuntungan Rebate 80%


Akhirnya Cukup sekian pembahasan seputar trading forex tentang Tips Jitu Cara Memulai Trading Forex Untuk Pemula. Wassalam,.. dan semoga bermanfaat.

Baca selengkapnya

26 Maret 2017

Pengertian Data Purchasing Managers Index PMI

Apakah PMI itu? Purchasing Managers Index (PMI) dibagi menjadi 2 jenis:
1. Services Purchasing Managers Index ( Service PMI Index)
2. Manufacturing Purchasing Managers Index (Manufacturing PMI Index)

Services Purchasing Managers Index (PMI) merupakan sebuah indikator yang mengukur level aktifitas dari para manager pembelian untuk membeli jasa yang dibutuhkan
singkatnya Services PMI adalah data rilis mengenai survei aktifitas sektor jasa

Untuk kawasa Euro ada 2 rilis yaitu Flash dan Final. Flash adalah estimasi angka indeks untuk bulan yang sedang berjalan dan biasanya dirilis pada minggu ke 3 bulan berjalan.
Indeks Services PMI Inggris yang dirilis oleh market berdasarkan survey terhadap sejumlah purchasing manager di seluruh iggris mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian kedepan

Indeks PMI untuk sektor jasa ini didasarkan pada 5 indikator utama yaitu: produksi, ketersedian produk, aktifitas pengiriman, jumlah pesanan dan jumlah tenaga kerja. Cara baca data PMI adalah angka indeks diatas 50 menunjukkan aktifitas sektor jasa sedang tinggi (ekspansi) dan dibawah 50 menunjukkan terjadi penurunan (kontraksi)

Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI Manufacturing) diangga investor di sektor ini sebagai leading idikator bagi keadaan perekonomian secara keseluruhan sehingga bisa diperoleh gambaran mengenai hasil penjualan, upah tenaga kerja, persedian barang dan tingkat harga. Indeks PMI Manufacturing yang turun menunjukan tinggkat permintaan konsumen yang melemah, bisa diartikan perekonomian sedang melambat. Sebaliknya jika angka Indeks naik berarti para purchasing managers optimis akan prospek sektor manufactur dengan kata lain ekonomi sedang tumbuh. Sebagai acuan adalah angka 50

Perhitungan indeks PMI Manufacturing  dihitung dari beberapa survey yang dihimpun menjadi satu bilangan tergantung dari salah satu jawaban yang mungkin dari setiap pertanyaan yang diajukan. Pertanyaa dan jawaban bisa berbeda untuk setiap lembaga survey, petanyaan yang pokok untuk setiap lembaga survey adalah:
1. Jumlah pesanan baru (new order)
2. Output hasil produksi (factory output)
3. Jumlah tenaga kerja (empployment)
4. Waktu pengiriman dari pemasok bahan atau material (supplier delivery time)
5. Ketersedian barang-barang penunjang produksi yang dibeli ( stocks of purchases)
jawaban yang umum adalah ada perbaikan (improvement) atau tidak ada perubahan (no change)

Formula untuk menghitung indeks PMI ditentukan dari bobot masing-masing pertanyaan kemudian dikalikan 1.0 untuk jawaban improvement, 0.5 untuk no change dan 0 untuk kemrosotan atau bertambah buruk (deterioration). angka indeks PMI manufacturing diatas 50 menunjukkan ekspansi disektor manufactur dan dibawah 50 menunjukkan adanya kontraksi di sektor manufactur.

Indeks PMI Manufacturing dirilis sebulan sekali pada setiap awal bulan.Rilis data pada bulan berjalan adalah data untuk bulan sebelumnya.

Pengaruh terhadap harga saham dan nilaai tukar mata uang, indeks PMI Manufacturing yang naik menunjukkan optimisme pelaku bisnis manufactur sehingga menarik investor untuk masuk sektor ini.
Di pasar saham, khususnya harga saham sektor manufaktur cenderung naik. Di pasar forex nilai mata uang negara tersebut cenderung naik akibat sentimen positif di sektor manufaktur.




Baca selengkapnya

25 Maret 2017

GBP USD Potensi Sell


GBP USD seminggu kemarin mengalami kenaikan yang signifikan dan berhasil di tutup pada perdagangan hari jumat pada harga 1.2478

JIka GBP USD berhasil mempertahankan level penuntupan hari jumat, selanjuntnya akan menguji resisten kuat di 1.2655

Peluang entry sell di harga 1.2655 dengan Stop Loss 1.2700
disclaimer on

Happy Profit
Jika ada pertanyaan jangan sungkan sungkan untuk bertanya


Baca selengkapnya

19 Februari 2017

18 Februari 2017

Indikator Supplay and Demand (SnD)


Buat para trader yang sedang belajar materi trading forex supplay and demand atau yang sedang mencari sistem trading atau indikator untuk trading forex bisa mencoba indikator supplay and demand ini.
Indikator Supplay and Demand membantu menandai atau marking zona-zona Supplay and Demand.
Berdasarkan pengalaman selama mngunakan Indikator Supplay and Demand ini, cukup akurat dalam menentukan area Supplay and Demand.

Yang tertarik silahkan download melalui link dibawah
Indikator Supplay and Demand

kalau ada link mati atau ada file yang gak bisa di download
comment aja atau bisa kabari via wa 085811810229
Baca selengkapnya

11 Februari 2017

AUD JPY untuk minggu ke 2 bulan Februari 2017


AUD JPY berada pada area resisten dan membetuk pola triple top
sudah terlihat ada rejection, semoga pertanda baik

Rekomendasi:
Sell AUD JPY untuk senin 13 februari 2017 dengan stop loss jika break resisten
disclaimer on
Baca selengkapnya

Indikator Momentum Part 1

  1. Pengenalan

    Momentum indikator adalah indikator yang mengukur kecepatan dari sebuah harga. Adapun indikator yang masuk dalam kategori momentum, antara lain Relative Strength Indicator (RSI), Commodity Channel Index (CCI), Stochastic, William %R, dan masih banyak lagi. Walaupun indikator-indikator tersebut menggunakan pendekatan dan formula yang berbeda untuk menghasilkan analisanya, namun pada prinsipnya semua memiliki kesamaan, yaitu untuk mengukur kecepatan dari sebuah harga.
    Dalam hal ini, harga dapat kita umpamakan seperti sebuah mobil. Ketika harga sedang melaju dalam sebuah trend, maka bisa diumpamakan seperti sebuah mobil yang sedang melaju di jalanan. Ketika mobil akan berbalik arah, maka mobil akan memperlambat lajunya untuk kemudian pelan-pelan memutar arah. Demikian juga dengan harga, ketika harga akan mengalami reversal, maka harga itu akan melambat terlebih dahulu, untuk kemudian berubah arah dari downtrend menjadi uptrend ataupun sebaliknya. Hal inilah yang dilakukan oleh indikator momentum, yaitu menunjukkan seberapa cepat atau seberapa lambat harga itu melaju. Sehingga diharapkan dengan mengacu kepada momentum indikator, trader dapat memperkirakan, kapan harga akan berbalik arah.
    Momentum indikator lebih dikenal luas dengan istilah oscillator. Penulis akan menggunakan istilah ini untuk membiasakan pembaca dengan istilah yang lebih dikenal secara luas. Perlu diingat bahwa prinsip dasar dari oscillator adalah bahwa sinyal buy dan sell yang dihasilkan oleh oscillator masih tetap memerlukan konfirmasi dari harga itu sendiri. Boleh-boleh saja trader menggunakan oscillator sebagai sinyal awal untuk analisa buy dan sell, tapi tetap trigger yang paling utama untuk buy dan sell adalah aksi dari harga tersebut (price action). Oscillator hanya memberikan sinyal, tentang adanya potensi pembalikan arah (reversal) dari harga. Tidak serta merta ketika oscillator memberikan sinyal pembalikan arah, maka harga akan berbalik arah juga, bisa saja harga berbalik arah beberapa candle setelahnya atau malah harga tidak jadi berbalik arah.
    Pada dasarnya, ada beberapa cara membaca atau menginterpretasikan sinyal dari oscillator, beberapa diantaranya yang paling sering digunakan adalah
    1. Overbought (OB) dan Oversold (OS)
    2. Equlibrium dan Zero Line cross
    3. Analisa Divergence
    Karena secara prinsip semua oscillator memiliki kesamaan, maka penulis mencoba membahas terlebih dahulu ketiga cara interpretasi di atas, sebelum masuk ke detail masing-masing oscillator yang akan dibahas. Pada tulisan kali ini, penulis akan fokus untuk membahas interpretasi oscillator dari indikator yang lebih sering dipakai oleh trader, yaitu Stochastic, RSI, dan CCI.
  2. Interpretasi Oscillator

    a. Overbought (OB) dan Oversold (OS)
    Semua oscillator memiliki kesamaan karakteristik, yaitu selalu bergerak dari satu ekstrim ke ekstrim yang lainnya, area ekstrim ini disebut dengan overbought dan oversold area. Overbought berada di atas equilibrium line dan oversold berada di bawah equilibrium line, seperti terlihat pada gambar 2.1  di bawah ini.
    Oversold (OS) adalah kondisi jenuh jual, yang bisa menandakan 2 kemungkinan, yaitu downtrend yang kuat atau adanya potensi untuk reversal ke arah bullish. Ketika oscillator memasuki area OS, tidak berarti serta merta harga akan reversal ke bullish, bisa saja untuk suatu periode, harga akan terus turun sementara oscillator tetap berada di area OS. Hal ini menandakan downtrend yang kuat (strong downtrend). Sebaliknya, tidak jarang juga ketika oscillator memasuki area OS, harga langsung mengalami bullish reversal, memantul kembali ke arah atas.
  • Overbought (OB) adalah kondisi jenuh beli, yang bisa menandakan 2 kemungkinan, yaitu uptrend yang kuat atau adanya potensi untuk reversal ke arah bearish. Ketika oscillator memasuki area OB, tidak berarti serta merta harga akan reversal ke bearish, bisa saja untuk suatu periode, harga akan terus naik sementara oscillator tetap berada di area OB. Hal ini menandakan uptrend yang kuat (strong uptrend). Sebaliknya, tidak jarang juga ketika oscillator memasuki area OB, harga langsung mengalami bearish reversal, memantul kembali ke arah bawah.
Baca selengkapnya

5 Februari 2017

Prediksi EUR USD 6 Februari 2017


EUR USD masih berada di zona sideway
diperkirankan akan mengalami gerakan yang signifikan jika berhasil break chanel atas atau bawah

Prediksi
Sell EUR USD dengan target support terdekat

Baca selengkapnya

22 Januari 2017

Prediksi EUR USD 23 Januari 2017

untuk EUR USD senin 23 Januari 2017 diprediksi masih akan melanjutkan tren up nya, target up seperti pada gambar di atas,
momentum up ini diperkirakan hanya akan terbatas sampai resisten terdekat

Baca selengkapnya